Halo teman-teman, di post kali ini saya mau share catatan belajar yang baru saya dapat terkait Proxmox. Tepatnya soal security advisory yang dirilis tim Proxmox tanggal 19 Mei 2026 kemarin.
Belakangan ini saya memang sedang fokus mendalami Proxmox VE dari berbagai sisi, mulai dari cluster setup, Ceph, ZFS replication, sampai topik-topik advanced lainnya. Kebetulan Pak Ahmad Imanudin, lead engineer di PT. Excellent Infotama Kreasindo, kasih link forum advisory Proxmox dan bilang ada update security yang patut dipelajari. Setelah saya baca, isinya cukup menarik dan saya pikir worth banget di-dokumentasikan di blog ini sebagai catatan pembelajaran.
Post ini hanya merupakan penjelasan saja sebagai catatan belajar saya pribadi. Jadi, bukan panduan mitigasi atau eskalasi nya. Saya bukan ahli security, jadi kalau ada teman-teman yang lebih ahli dan ada bagian yang salah, mohon koreksi di kolom komentar.
Apa Itu Security Advisory di Proxmox
Hal pertama yang baru saya pahami adalah cara Proxmox merilis security advisory. Mereka secara berkala publish di thread forum resmi mereka. Format penomorannya seperti ini:
PSA-{tahun}-{nomor-urut}-{revisi}
Misalnya PSA-2026-00022-1 artinya advisory nomor 22 di tahun 2026, revisi 1.
Konten advisory biasanya terdiri dari beberapa bagian. Subject yang berisi codename plus dampak singkat. Affected packages yang menjelaskan package mana yang kena. Details yang berisi penjelasan singkat root cause. Mitigation yang menjelaskan langkah workaround sebelum fix tersedia. Dan Fixed in yang nantinya akan diisi versi yang sudah patched.
Advisory kali ini membahas codename “PinTheft”, sebuah Local Privilege Escalation di kernel Proxmox.
Mengenal PinTheft
PinTheft adalah teknik gabungan dari dua hal itu. Langkah-langkahnya berdasarkan write-up yang saya baca:
- Attacker pakai io_uring untuk pinning halaman memori dengan banyak reference.
- Pakai bug double-free di RDS untuk “mencuri” reference satu per satu.
- Setelah cukup banyak reference dicuri, halaman dianggap free oleh kernel.
- Halaman itu dialokasikan ulang sebagai page cache untuk binary SUID-root, contohnya /usr/bin/su, /usr/bin/passwd, /usr/bin/pkexec, atau /usr/bin/mount.
- Pakai pointer io_uring yang sudah stale, attacker overwrite isi binary itu di memori dengan payload ELF kecil.
- Begitu binary SUID dijalankan, attacker dapat root shell.
Jadi kombinasi dua bug yang masing-masing terlihat “kecil” bisa jadi exploit chain yang serius kalau digabungkan. Ini pelajaran penting tentang attack chaining yang sering dibahas di security research.
Konteks Local Privilege Escalation (LPE)
Bagi yang belum familiar dengan istilah LPE, ada dua kata yang perlu dipahami. Local artinya penyerang sudah punya akses ke sistem, entah user SSH biasa, kompromi akun service, container escape, atau code di VM yang lolos isolation. Privilege Escalation artinya naik dari user biasa jadi root.
Jadi LPE tidak bisa diserang dari internet langsung, butuh foothold dulu. Tapi di lingkungan multi-tenant atau yang banyak service running, foothold itu sering lebih mudah didapat daripada yang kita kira. Itulah kenapa LPE tetap dianggap serius meskipun bukan remote.
Yang terkena dampak
Berdasarkan advisory, semua package proxmox-kernel-*. Belum ada versi kernel yang fixed di tulisan advisory ini, Proxmox bilang akan publish advisory follow-up begitu ada fix tersedia.
Pemahaman Tentang Advisory
- Pertama, target-nya adalah kernel hypervisor, bukan kernel VM. Artinya yang perlu di-mitigasi adalah Proxmox host, bukan VM-VM di dalamnya.
- Kedua, dampak root di Proxmox host itu sangat besar. Begitu attacker dapat root di node Proxmox, secara teori mereka bisa akses semua VM, semua storage, semua data. Worst case scenario untuk infrastruktur IT.
- Ketiga, ada tren yang menurut saya patut dicatat. Ini bukan advisory tunggal. Tanggal 8 Mei 2026 sebelumnya sudah ada advisory PSA-2026-00019-1 codename “Dirty Frag” yang juga LPE via modul kernel yang auto-loaded (esp4, esp6, rxrpc). Pattern-nya sama, yaitu modul kernel jarang dipakai, auto-loaded saat ada request socket family dari user, dan ada bug yang bisa di-exploit untuk LPE. Tren ini kasih saya pelajaran bahwa attack surface kernel yang seringkali tidak kita sadari adalah modul-modul yang bisa di-load otomatis hanya dengan request socket family tertentu dari user biasa.
- Keempat, PoC sudah publik. Tim V12 Security sudah rilis Proof-of-Concept-nya di GitHub setelah patch upstream tersedia. Artinya secara teori exploit ini sudah bisa diakses publik dan harus segera di-mitigasi.
Mitigasi yang Disarankan Proxmox
Bagian ini saya tulis berdasarkan apa yang tertera di advisory. Karena saya masih dalam tahap belajar, saya hanya mencantumkan mitigasi yang disarankan Proxmox. Saran saya selalu sesuaikan dengan environment masing-masing dan baca advisory aslinya langsung.
Sambil tunggu kernel fix rilis, ada tiga langkah utama yang disarankan Proxmox.
Langkah pertama adalah cek apakah modul sudah ter-load:
lsmod | grep -e rds -e rds_tcp
Kalau output kosong artinya aman, modul belum ter-load. Kalau ada output dan tidak sedang pakai RDS untuk workload tertentu, ini bisa jadi indikasi auto-load atau bahkan upaya exploit, perlu di-investigasi lebih dulu sebelum unload.
Langkah kedua adalah mencegah modul ke-load di masa depan:
sh -c "printf 'install rds /bin/false\ninstall rds_tcp /bin/false' > /etc/modprobe.d/pintheft.conf"
Trik ini menggunakan install directive di modprobe yang me-redirect proses loading modul ke /bin/false (program yang langsung exit dengan error). Hasilnya, setiap upaya load modul rds atau rds_tcp bakal gagal, baik dari root maupun user biasa.
Langkah ketiga adalah unload modul yang sudah ter-load kalau ada:
rmmod rds_tcp rds
Lalu untuk verifikasi mitigasi aktif, bisa coba load manual modul dan lihat outputnya:
modprobe rds
Output bakal berisi error karena modprobe sebenarnya ngeksekusi /bin/false, bukan benar-benar load modul.
Yang menarik, mitigasi ini tidak perlu reboot. Begitu file /etc/modprobe.d/pintheft.conf dibuat dan modul yang sudah load di-unload, mitigasi langsung berlaku.
Pelajaran yang Saya Ambil
Dari proses belajar advisory ini, ada beberapa pelajaran yang saya tarik dan ingin dokumentasikan di sini.
- Pertama, security advisory Proxmox itu tidak digembar-gemborkan di mana-mana. Biasanya cuma di-publish di thread forum mereka. Buat saya yang sebelumnya mungkin tidak rutin mengecek forum, ini reminder bahwa subscribe ke thread advisory mereka itu penting. Linknya saya cantumkan di akhir post.
- Kedua, mekanisme auto-loading modul kernel ternyata adalah attack surface yang halus tapi serius. User biasa secara teori bisa memaksa kernel me-load modul-modul tertentu hanya dengan membuka socket dengan address family tertentu. Kalau modul itu ternyata vulnerable, jadilah LPE seperti PinTheft ini.
- Ketiga, defense-in-depth kelihatan makin relevan. Selain apply mitigasi spesifik, audit modul kernel yang tidak terpakai mungkin perlu jadi bagian dari hardening checklist. Modul-modul jaringan jarang dipakai seperti RDS, DCCP, SCTP, RxRPC, dan ESP, atau filesystem driver yang exotic seperti NTFS3 atau JFS, beberapa di antaranya sering jadi vector LPE.
- Keempat, patch management hygiene jadi makin penting. Begitu kernel fix dari Proxmox tersedia, sebaiknya tidak ditunda terlalu lama. Untuk environment cluster, tinggal migrasi VM ke node lain dulu, baru reboot satu per satu.
Penutup
Selain belajar hal baru tentang kernel security, saya juga jadi sadar bahwa banyak hal “low-profile” tapi berdampak besar yang harus mulai dipantau secara rutin sebagai admin infrastructure. Sebelumnya saya kira advisory begini cuma muncul kalau ada CVE besar yang viral di Twitter atau media tech, ternyata ada banyak yang muncul senyap di forum tapi sebenarnya butuh tindakan cepat.
Mudah-mudahan catatan belajar ini bermanfaat untuk teman-teman yang sedang mendalami Proxmox dan ingin memahami lebih dalam soal sisi security-nya. Kalau ada teman-teman yang lebih ahli dan punya koreksi atau tambahan terkait pemahaman saya ini, bisa komen ya di kolom komentar.
Sumber:
- Thread Advisory Proxmox: https://forum.proxmox.com/threads/proxmox-virtual-environment-security-advisories.149331/page-3
- PoC dan write-up V12 Security: https://github.com/v12-security/pocs/tree/main/pintheft
- oss-security mailing list announcement: https://www.openwall.com/lists/oss-security/2026/05/19/6






























































