Hari ini saya mencoba menginstal OpenNebula di server lab. Untuk tahap awal, saya menggunakan miniONE agar proses instalasinya lebih sederhana dan bisa langsung mengenal tampilan serta komponen OpenNebula.
miniONE membantu menyiapkan lingkungan evaluasi OpenNebula melalui satu script. Pada pengujian ini, front-end dan host KVM dipasang pada server yang sama.
1. Download Script miniONE
Gunakan akun root pada server script miniONE versi 7.4.0 diunduh dari repository resmi OpenNebula:
wget https://github.com/OpenNebula/minione/releases/download/v7.4.0/minione
Setelah selesai, saya menjalankan script melalui Bash sekaligus menentukan versi OpenNebula yang akan dipasang:
bash minione
2. Pemeriksaan Instalasi dari miniONE
Sebelum instalasi dimulai, miniONE memeriksa kondisi server dan menampilkan komponen yang akan dipasang.
Pada pengujian ini, rencana instalasinya meliputi:
- OpenNebula front-end versi 7.4.
- MariaDB sebagai backend database.
- Node virtualisasi KVM.
- Bridge
minionebrdengan IP172.16.100.1/24. - NAT melalui interface
ens18. - Appliance Alpine Linux 3.20 dari Marketplace.
Installer juga menampilkan bahwa firewalld tetap aktif dan SELinux tetap enforcing.
Setelah pemeriksaan tersebut, jawab yes:
Do you agree? [yes/no]:
yes
3. Proses Instalasi dan Konfigurasi
Kemudian, miniONE menjalankan pemasangan paket dan konfigurasi secara otomatis. Prosesnya mulai dari pembuatan bridge, pengaturan NAT, konfigurasi repository, instalasi OpenNebula, dan penyiapan MariaDB.
Bridge minionebr digunakan sebagai jaringan internal VM, sedangkan NAT melalui ens18 disiapkan sebagai jalur keluar dari jaringan tersebut.
Installer kemudian mengatur layanan OpenNebula, akses SSH akun oneadmin, datastore lokal, host KVM, dan virtual network.
Contoh log instalasi:
Installing OpenNebula packages OK
Installing OpenNebula kvm node packages OK
Installing and starting MariaDB OK
Starting OpenNebula services OK
Enabling OpenNebula services OK
Creating kvm host OK
Ensure host is synced OK
Creating virtual network OK
Di bagian akhir, miniONE mengunduh image Alpine Linux 3.20 dari Marketplace ke datastore lokal, menunggu image siap, lalu memperbarui template VM:
Exporting [Alpine Linux 3.20] from Marketplace to local datastore OK
Waiting until the image is ready OK
Updating VM template OK
Image dan template tersebut dapat digunakan untuk pengujian.
4. Akses Sunstone
Setelah instalasi selesai, miniONE hasil berikut:
### Report
OpenNebula 7.4 was installed
Database backend: MySQL (MariaDB), database 'opennebula'
Sunstone is running on:
http://192.168.14.21/
Use following to login:
user: oneadmin
password: <password-dari-installer>
Buka alamat http://192.168.14.21/ melalui browser, kemudian login menggunakan akun oneadmin dan password yang ditampilkan installer.
Sunstone merupakan antarmuka web untuk mengelola resource OpenNebula. Setelah login, pengecekan awal dapat dilakukan melalui GUI:
| Komponen | Yang diperiksa |
|---|---|
| Host | Host KVM lokal sudah terdaftar dan terpantau |
| Datastore | Datastore lokal tersedia |
| Virtual network | Jaringan yang dibuat miniONE tersedia |
| Image | Alpine Linux 3.20 sudah siap |
| Template | Template Alpine tersedia untuk pengujian |
Berdasarkan log terbaru, instalasi OpenNebula 7.4 telah selesai, host KVM berhasil dibuat dan disinkronkan, serta image Alpine sudah disiapkan. Tahap berikutnya adalah mencoba deployment VM melalui Sunstone untuk memastikan resource tersebut dapat digunakan.
OpenNebula dapat menjadi alternatif migrasi dari VMware, dengan VM dijalankan pada KVM.
Migrasi dapat dibantu menggunakan OneSwap, melalui akses vCenter atau file OVA hasil ekspor. Alurnya dimulai dari menyiapkan OpenNebula, mengonversi dan mengimpor VM, lalu memeriksa boot OS, disk, jaringan, serta layanan aplikasi.
Instalasi miniONE ini menjadi tahap awal sebelum pengujian migrasi dilakukan.
Dokumentasi: ;Migrating VMs with OneSwap — OpenNebula 7.4.

