Alur Membuat Bundel Apache CloudStack Offline dengan Repo Lokal

Saya ingin menyiapkan Apache CloudStack 4.23 di Rocky Linux 9 agar bisa dipasang tanpa internet. CloudStack Management Server dan host KVM nantinya berjalan pada satu mesin yang sama. Disk System VM harus memakai storage lokal mesin tersebut.

Sebelum masuk ke perintah instalasi, saya membagi pekerjaannya menjadi dua: membuat bundel di VM staging yang masih online, lalu menguji pemasangannya pada satu node Rocky yang offline.

1. Siapkan VM untuk membuat bundel

VM Rocky Linux 9 yang sudah ada dipakai sebagai staging. Di sinilah paket dan image dikumpulkan. Pertama, tentukan versi Rocky 9 yang akan dipakai di server target, lalu samakan versi minor dan arsitekturnya dengan staging. Perbarui VM staging, reboot, dan pastikan ruang disk cukup untuk menyimpan bahan instalasi sekaligus file .tgz hasilnya.

Staging memerlukan akses internet untuk mengambil paket. CloudStack dan KVM tidak perlu dipasang di VM staging, karena mesin ini hanya menyiapkan berkas. Nested virtualization juga belum diperlukan pada tahap ini.

2. Kumpulkan bahan instalasi offline

Bahan utamanya adalah isi Rocky Linux 9 DVD ISO, paket CloudStack Management dan KVM agent beserta dependensinya, template System VM untuk KVM, serta satu template guest untuk uji pembuatan VM.

Paket Rocky dan CloudStack disusun menjadi repository lokal. Dengan begitu, saat bundel dipindahkan, server target bisa memasang paket dari berkas sendiri tanpa menghubungi repo internet. Jika target juga harus mendapat patch Rocky yang dirilis setelah DVD ISO dibuat, paket pembaruan tersebut perlu ikut dikumpulkan; isi DVD saja belum menjamin OS terkini.

3. Susun dan kemas menjadi .tgz

Setelah semua bahan lengkap, susun folder repo, template, dan panduan. Buat daftar checksum untuk memastikan berkas tidak berubah saat dipindahkan. Seluruh folder kemudian dikompresi menjadi satu file, misalnya cloudstack-appliance-offline-4.23-rocky9-x86_64.tgz, disertai checksum untuk arsipnya.

File .tgz ini adalah bundel instalasi, bukan VM atau ISO yang langsung bisa di-boot. Penerima tetap perlu menyiapkan Rocky Linux pada mesin tujuan, mengekstrak arsip, lalu mengikuti langkah instalasi.

4. Pasang pada satu node tanpa internet

Di mesin target, pasang Rocky Linux dengan versi yang sesuai dan putus akses WAN. Setelah .tgz diekstrak, gunakan repo lokalnya untuk memasang Management Server dan KVM agent pada mesin yang sama. Lanjutkan dengan database, jaringan, DNS, waktu, dan zona CloudStack.

Bagian storage perlu dibedakan dengan jelas:

  • Primary storage lokal di host KVM menyimpan disk SSVM, CPVM, Virtual Router, dan guest VM.
  • NFS secondary storage pada mesin yang sama menyimpan template dan ISO. NFS ini bukan tempat disk System VM.

Template System VM yang tersimpan offline akan dipakai untuk membuat System VM, tetapi keberadaan template saja belum membuktikan lokasi disk VM-nya.

5. Uji sebelum disebut siap pakai

Terakhir, pasang ulang dari .tgz pada Rocky fresh install dengan tidak terkoneksi internet. Pastikan paket terpasang, zona aktif, System VM berjalan, dan satu guest VM bisa dibuat. Periksa volume SSVM, CPVM, serta Virtual Router di CloudStack dan cocokkan path disk sebenarnya pada host KVM. Ketiganya harus berada di filesystem lokal, bukan pada NFS secondary.

Jika seluruh langkah itu berhasil, barulah bundel .tgz dapat dinyatakan siap digunakan untuk skenario offline yang diuji.

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *