Catatan Webinar NAKIVO v11.3 Beta

Kemarin saya mengikuti webinar partner training yang membahas pembaruan NAKIVO Backup & Replication v11.3 Beta. Dari beberapa fitur yang diperkenalkan, saya lebih memperhatikan bagian Proxmox karena platform ini cukup sering saya gunakan di lab.

Pembaruan yang paling saya kenal yaitu migrasi VM dari VMware, pengelolaan backup, dan recovery ketika VM utama bermasalah.

1. Migrasi VMware ke Proxmox VE

NAKIVO memperkenalkan kemampuan memulihkan backup VM VMware menjadi VM Proxmox VE. Artinya, backup yang sudah tersedia dapat digunakan sebagai jalur migrasi antarplatform.

Gambaran alurnya:

  1. VM VMware memiliki backup di NAKIVO.
  2. Backup tersebut digunakan sebagai sumber recovery.
  3. VM dipulihkan ke lingkungan Proxmox VE.

Ini menarik karena memberikan pilihan pemindahan VM melalui backup tanpa membangun ulang VM dari awal. Pembahasannya juga dekat dengan kegiatan saya yang sedang mempelajari migrasi dari VMware ke platform berbasis KVM.

2. Disaster Recovery untuk Proxmox

Dukungan Proxmox diperluas dengan failover, failback, dan Site Recovery. Ketiganya memiliki fungsi yang saling melengkapi:

  • Failover: menjalankan layanan dari VM replica ketika VM utama tidak tersedia.
  • Failback: mengembalikan layanan dari lingkungan pemulihan ke sistem utama setelah siap digunakan.
  • Site Recovery: menyusun dan menjalankan proses pemulihan beberapa VM sesuai urutan yang ditentukan.

Contohnya, jika suatu aplikasi membutuhkan beberapa VM, urutan pemulihannya dapat disusun dalam recovery plan. Pengujian disaster recovery juga dapat dijadwalkan atau dijalankan sesuai kebutuhan.

Bagian ini relevan untuk memahami bagaimana VM replica digunakan saat terjadi gangguan, sekaligus bagaimana proses kembali ke sistem utama diatur.

3. Backup Proxmox Berdasarkan Policy

Fitur policy-based data protection diperluas ke Proxmox VE. Administrator dapat membuat aturan agar VM yang memenuhi kriteria otomatis masuk ke job backup dan replication.

Manfaatnya untuk pengelolaan VM:

  • Mengurangi penambahan VM ke job secara manual.
  • Membantu menjaga cakupan backup ketika jumlah VM bertambah.
  • Mengurangi pekerjaan penyesuaian job saat lingkungan berubah.

Fitur ini lebih terasa manfaatnya ketika VM sudah cukup banyak dan pengelolaan job satu per satu mulai merepotkan.

4. Pembaruan Lainnya

Selain bagian Proxmox, webinar juga memperkenalkan:

  • Ransomware Detection: pemindaian backup untuk membantu mengidentifikasi recovery point tanpa ancaman yang terdeteksi.
  • HPE VM Essentials: tambahan dukungan backup dan recovery untuk platform tersebut.
  • IBM AIX: dukungan backup dan recovery file serta folder.

Ada juga pembahasan perpindahan Exchange Online dari EWS ke Microsoft Graph API. Dukungan Graph API sudah diperkenalkan pada v11.2.3 dan kembali dibahas untuk kelangsungan backup Microsoft 365.

Catatan: pada materi webinar, akses v11.3 Beta masih tertulis Coming Soon dan melalui undangan. Fitur yang dibahas masih berupa preview.

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *