Proxmox resmi merilis Virtual Environment versi 9.2. Saya kebetulan sedang aktif belajar Proxmox di lab pribadi dengan cluster tiga node, jadi rilis ini langsung menarik perhatian saya. Beberapa fitur barunya bahkan terasa “kebetulan banget” karena adalah hal yang baru-baru ini saya oprek manual di lab. Di tulisan ini, saya rangkum poin penting rilisnya, sekalian saya bahas catatan upgrade yang menurut saya wajib diketahui sebelum tergoda untuk langsung naik versi.
Stack di Balik Rilis Ini
Proxmox VE 9.2 berdiri di atas kombinasi versi berikut:
- Debian 13.5 Trixie sebagai base OS
- Linux kernel 7.0 sebagai default stable
- QEMU 11.0 untuk virtualisasi KVM
- LXC 7.0 untuk container
- ZFS 2.4
- Ceph Tentacle 20.2.1 sebagai default stable yang baru, dengan Ceph Squid 19.2.3 tetap tersedia sebagai opsi
Lompatan dari PVE 9.0 yang masih pakai kernel 6.14 ke kernel 7.0 di 9.2 ini cukup signifikan. Kernel baru membawa dukungan hardware modern yang lebih luas, tapi sekaligus jadi alasan kenapa saya tidak akan langsung upgrade cluster lab tanpa testing dulu.
Highlight Fitur Baru
Yang paling impactful dari daftar fiturnya adalah:
- Dynamic Load Balancer native untuk pemerataan resource cluster otomatis. Sebelumnya, fitur seperti ini biasanya didapatkan lewat project pihak ketiga seperti ProxLB. Sekarang sudah jadi bagian inti, jauh lebih maintainable untuk production.
- WireGuard sebagai fabric protocol baru di SDN, melengkapi protocol yang sudah ada. Ini bisa menyederhanakan setup overlay network terenkripsi antar node, terutama untuk skenario site-to-site.
- BGP/EVPN dengan route maps dan prefix lists, jadi filtering route antar fabric sekarang bisa jauh lebih granular. Berguna untuk skenario multi-tenant.
- Custom CPU model dari GUI, tidak perlu lagi edit
/etc/pve/datacenter.cfgmanual. Kecil tapi praktis. - HA arm/disarm toggle, biar cluster tidak panik dan trigger fence saat kita sengaja maintenance node.
- Enrollment sertifikat Microsoft dan Windows UEFI 2023 lewat GUI dan API, mempermudah deployment guest Windows dengan Secure Boot aktif.
- Bugfix dan perbaikan performa di banyak area lain di seluruh platform.
Catatan Upgrade
Bagian ini saya rangkum dari FAQ resmi Proxmox, karena pertanyaan-pertanyaan ini hampir pasti akan muncul di forum dan grup beberapa hari ke depan.
Upgrade dari Proxmox VE 8.4 ke 9.2 bisa dilakukan via apt. Ikuti panduan resmi Upgrade from 8 to 9 di wiki. Jangan lupa jalankan pve8to9 checker dulu untuk mendeteksi konfigurasi yang berpotensi bermasalah setelah upgrade.
Upgrade dari 9.1 ke 9.2 bisa dilakukan via apt maupun GUI. Untuk pengalaman paling stabil, Proxmox menyarankan switch ke repository pve-enterprise saat upgrade.
Proxmox VE 8.4 akan tetap menerima security update dan bugfix kritis sampai Agustus 2026. Itu memberi sekitar satu tahun overlap untuk perencanaan migrasi. Buat environment besar dengan dependency vendor, gunakan window ini untuk testing menyeluruh, jangan tunggu mepet deadline.
Proxmox VE 9.2 bisa dipasang di atas instalasi Debian 13 Trixie yang sudah ada. Panduannya tersedia di wiki resmi.
Untuk cluster PVE 8.4 dengan Ceph Reef yang ingin naik ke PVE 9.2 dengan Ceph Squid atau Tentacle, prosesnya tiga langkah dan urutannya tidak boleh dibolak-balik:
- Upgrade Ceph dari Reef ke Squid dulu, sementara masih di PVE 8.4.
- Setelah Ceph stabil di Squid, upgrade Proxmox VE dari 8.4 ke 9.2.
- Setelah PVE 9.2 stabil, baru upgrade Ceph dari Squid ke Tentacle.
Loncat langsung dari Reef ke Tentacle berisiko merusak cluster karena setiap layer punya compatibility matrix yang ketat. Ikuti dokumentasi resmi secara berurutan, jangan dipotong langkahnya.
Best Practice Singkat Sebelum Upgrade
Beberapa hal yang biasa saya pegang sebelum naik versi di lab maupun production:
- Baca release notes resmi dulu, terutama section known issues.
- Pastikan backup PBS sudah berjalan dan terverifikasi sebelum mulai.
- Upgrade satu node dulu kalau cluster, monitoring 24 jam, baru lanjut node berikutnya.
- Sediakan window maintenance yang cukup, kernel dan stack berubah cukup banyak di rilis ini.
Penutup
Proxmox VE 9.2 bukan rilis dengan fitur eksperimental yang berisiko, melainkan rilis pematangan yang banyak menambahkan polish dan native support untuk hal-hal yang selama ini dilakukan dengan workaround. Buat saya pribadi, Dynamic Load Balancer dan WireGuard fabric adalah dua yang paling menarik untuk diuji di lab.
Tapi sekali lagi, jangan terburu-buru upgrade production. Test di lab, baca release notes, dan kalau cluster kalian ada Ceph, perhatikan baik-baik urutan upgrade tiga langkah yang saya sebutkan di atas. Saya akan tulis ulasan lanjutan setelah eksperimen di lab saya jalan.
Referensi:
- Press release: https://www.proxmox.com/en/about/company-details/press-releases/proxmox-virtual-environment-9-2
- Roadmap dan release notes: https://pve.proxmox.com/wiki/Roadmap
- Upgrade PVE 8 ke 9: https://pve.proxmox.com/wiki/Upgrade_from_8_to_9
- Ceph Reef ke Squid: https://pve.proxmox.com/wiki/Ceph_Reef_to_Squid
- Ceph Squid ke Tentacle: https://pve.proxmox.com/wiki/Ceph_Squid_to_Tentacle


Leave a Reply