Pertanyaan ini sering muncul dari teman-teman yang baru mulai dan mendalami Ceph. Jawabannya ada dua tingkatan: minimal supaya bisa jalan untuk uji coba, dan minimal yang dianjurkan untuk cluster yang benar-benar dipakai.
OSD (Object Storage Daemon) adalah proses yang menyimpan objek data Ceph lewat jaringan. Aturan dasarnya, satu OSD untuk satu disk.
Jawaban singkat
| Kondisi | OSD | Keterangan |
|---|---|---|
| Tingkat lab atau uji coba | 1 OSD | Bisa jalan, misalnya di laptop pakai VirtualBox atau di Raspberry Pi. Bukan untuk produksi. |
| Best Practice Proxmox VE Ceph | 12 OSD | Minimal 3 node, masing-masing minimal 4 OSD (3 x 4 = 12 disk). |
Jadi untuk cluster production, patokannya 3 node dengan total 12 OSD. Angka 1 OSD hanya untuk lab.
Kenapa minimal 3 node/cluster
Default replikasi pool Ceph di Proxmox VE adalah 3, artinya setiap objek disimpan tiga kali dengan satu salinan per host. Supaya tiga salinan itu bisa diletakkan di host yang berbeda, jumlah node minimalnya tiga.
Dokumentasi Ceph juga menyarankan node yang lebih banyak dan lebih kecil supaya blast radius atau cakupan dampak kegagalan lebih kecil. Alasannya, kalau satu node memegang porsi kapasitas yang besar lalu mati, proses recovery bisa mendorong OSD lain melewati batas penuh (full ratio), dan Ceph akan berhenti menulis untuk mencegah kehilangan data.
Kenapa minimal 4 OSD per node
- Paralelisme. Makin banyak OSD, makin tinggi pemrosesan paralel dan distribusi beban. Operasi baca tulis tersebar ke banyak disk.
- Hindari bottleneck. Kalau OSD terlalu sedikit, beban menumpuk di sedikit disk dan jadi titik macet sehingga performanya jelek.
- Jangan berlebihan juga. Terlalu banyak OSD menaikkan kebutuhan bandwidth jaringan dan resource CPU/RAM. Intinya cari keseimbangan.
Aturan dasar tiap OSD
- Satu OSD untuk satu disk. Menaruh banyak OSD di satu HDD SATA/SAS bukan ide bagus. Satu disk satu OSD, kecuali mungkin SSD berkapasitas di atas 30 TB.
- Minimal ukuran disk 1 TiB. Disk yang jauh lebih kecil habis sebagian besar kapasitasnya untuk metadata, dan disk di bawah 100 GiB praktis tidak berguna.
- Pisahkan dari OS dan layanan lain. Jangan satukan disk OS dengan disk OSD, dan jangan gabungkan data OSD dengan data MON, MGR, atau MDS di disk yang sama.
- Hitung resource per OSD. Tiap OSD butuh minimal 4 GB RAM (lebih banyak lebih baik, di bawah 2 GB tidak dianjurkan) ditambah jatah CPU thread. Makin banyak OSD, makin besar kebutuhan CPU dan RAM tiap node.
Soal jaringan
Karena replikasi antar-OSD jalan lewat jaringan, faktor ini ikut menentukan. Sediakan minimal 10 Gbit/s kalau pakai HDD, dan minimal 25 Gbit/s kalau pakai NVMe SSD.
Ringkasnya
- Uji coba: cukup 1 OSD.
- Cluster nyata di Proxmox VE: minimal 3 node, 4 OSD per node, total 12 OSD.
- Alasannya: replikasi default 3 butuh minimal 3 host, dan jumlah OSD yang cukup supaya beban tersebar, tidak jadi bottleneck, dan blast radius tetap kecil.
- Patuhi aturan dasar: satu OSD satu disk, minimal 1 TiB, pisah dari OS, dan siapkan RAM serta CPU yang cukup per OSD.
Referensi
- Ceph Documentation, Hardware Recommendations: https://docs.ceph.com/en/latest/start/hardware-recommendations/
- Thomas-Krenn Wiki, Ceph Performance Guide – Sizing & Testing: https://www.thomas-krenn.com/en/wiki/Ceph_Perfomance_Guide_-_Sizing_%26_Testing


Leave a Reply