Tidak semua server Proxmox boleh menyentuh internet. Di banyak lingkungan enterprise, host virtualisasi ditaruh di segmen tertutup atau benar-benar air-gapped, sementara update tetap harus jalan. Untuk kasus seperti ini Proxmox punya tool resmi bernama Proxmox Offline Mirror (POM). Di tulisan ini saya bahas konsepnya saja, belum ke langkah teknisnya.
Apa itu Proxmox Offline Mirror
POM adalah tool untuk membuat dan mengelola mirror repository APT Proxmox dan Debian secara lokal. Dari mirror lokal itu, isinya bisa diekspor ke media eksternal seperti flashdisk, hardisk portabel, atau network share, lalu dipakai untuk update sistem yang tidak punya akses internet. Selain repository, POM juga bisa mengelola subscription key untuk host offline, jadi aktivasi lisensi tetap bisa dilakukan tanpa host tersebut terhubung ke internet.
Yang sering salah dipahami: POM tidak dipasang di host Proxmox yang offline. POM dipasang di mesin terpisah yang punya koneksi internet, bisa Debian polos atau host Proxmox lain. Host offline hanya jadi konsumen dari media yang sudah disiapkan.
Dua binary di dalamnya
| Binary | Dijalankan di | Fungsi |
|---|---|---|
proxmox-offline-mirror | Host mirror (online) | Membuat dan mengelola mirror serta media |
proxmox-offline-mirror-helper | Host target (offline) | Memakai media dan mengaktifkan subscription di PVE, PBS, atau PMG |
Empat istilah yang perlu dipahami
| Istilah | Penjelasan |
|---|---|
| keys | Subscription key, baik untuk sistem mirror itu sendiri maupun untuk host offline |
| mirrors | Metadata repository upstream plus path lokal tempat snapshot disimpan |
| snapshots | Potret repository pada satu titik waktu |
| media | Lokasi filesystem (flashdisk atau network share) tempat mirror disinkronkan |
Cara kerjanya
Alurnya kurang lebih begini:
- Host mirror menarik isi repository upstream, lalu menyimpannya sebagai snapshot.
- Snapshot yang dipilih disinkronkan ke sebuah medium.
- Medium dibawa ke host offline, dicolok atau diekspos lewat jaringan internal (NFS, CIFS/SMB, atau HTTP).
- Host offline mengarahkan APT ke medium tersebut, lalu update seperti biasa.
Bagian yang menarik ada di penyimpanannya. POM menyimpan file berdasarkan checksum di sebuah pool, lalu membuat hardlink ke file tersebut. Efeknya, snapshot kedua dan seterusnya tidak menduplikasi paket yang tidak berubah, jadi punya banyak snapshot tidak berarti disk membengkak berkali lipat. Satu base directory juga bisa dipakai bersama beberapa mirror, dan untuk repository Proxmox memang disarankan pakai satu base directory saja supaya dedup-nya maksimal.
Konsekuensinya, filesystem yang dipakai wajib mendukung hardlink, di host mirror maupun di medium. Filesystem turunan Windows seperti FAT tidak mendukung ini, jadi flashdisk bawaan pabrik biasanya perlu diformat ulang ke ext4 atau XFS.
Kenapa pakai POM, bukan rsync biasa
Mirror repository sebetulnya bisa dibuat manual dengan rsync atau apt-mirror. Bedanya, POM memberi beberapa hal yang relevan untuk lingkungan produksi:
- Snapshot berbasis waktu. Update jadi terkontrol karena kalian tahu persis versi paket mana yang dikirim ke host offline, dan bisa rollback ke snapshot sebelumnya.
- Hemat disk. Deduplikasi lewat hardlink pool, bukan salin ulang.
- Verifikasi bawaan. Signature repository ikut diverifikasi saat sync.
- Filter scope. Arsitektur, komponen, nama paket, dan section bisa dipersempit supaya mirror tidak menarik hal yang tidak dibutuhkan, misalnya paket debug symbol.
- Manajemen subscription offline. Ini yang tidak bisa dilakukan tool mirror generik.
Catatan sebelum mencoba
Beberapa hal yang perlu disiapkan:
- Storage cukup besar. Untuk mirror Debian dan Proxmox VE dasar, Proxmox menyarankan minimal 150 GiB.
- Host mirror berbasis Debian, CPU 64bit, idealnya 2 core atau lebih.
- Untuk mirror repository enterprise, dibutuhkan subscription produk yang aktif sekaligus subscription POM sendiri. Kalau lab kalian pakai repo no-subscription, alurnya lebih sederhana dan tanpa key sama sekali.
Penutup
Intinya POM memindahkan beban koneksi internet dari host produksi ke satu mesin mirror. Host Proxmox tetap bisa dipatch rutin walaupun berada di jaringan tertutup. Untuk langkah instalasi dan konfigurasinya saya bahas terpisah di tulisan berikutnya. Semoga bermanfaat.
Referensi
- Proxmox Offline Mirror Documentation: https://pom.proxmox.com/
- Introduction: https://pom.proxmox.com/introduction.html
- Installation: https://pom.proxmox.com/installation.html
- Offline Repository Mirrors: https://pom.proxmox.com/offline-mirror.html

Leave a Reply