Error “No destination found” CloudStack: Cek CPU, Offering, dan Storage

Saat menguji Apache CloudStack dengan KVM, saya menaikkan overprovisioning CPU dan RAM untuk menguji agar lab dapat menjalankan lebih banyak instance. Namun, beberapa kali pembuatan instance tetap gagal dengan error

No destination found for a deployment for VM instance.

Error ini belum menunjukkan penyebab pastinya. Dalam pengujian saya, ada tiga pengaturan yang saya periksa setelah konsultasi denga AI:

Log management-server.logTindakan
No clusters found having a host with enough capacityPeriksa faktor CPU dan RAM pada cluster.
disk profile does not use local storage atau No storage pools available for [shared]Pilih offering untuk ROOT disk yang menggunakan Local Storage.
allocated percentage ... crossed ... 0.85Periksa batas alokasi storage pada zone.

1. Periksa faktor CPU dan RAM

  • Buka Infrastructure → Clusters → pilih cluster → Settings,
  • Cari pengaturan overprovisioning.
  • Ubah cpu.overprovisioning.factor dan mem.overprovisioning.factor
  • Dalam lab ini, saya memakai:
CPU Overprovisioning Factor    = 10
Memory Overprovisioning Factor = 10

Faktor 10 hanya untuk pengujian, bukan rekomendasi production. Overprovisioning memperbesar kapasitas yang dihitung CloudStack, bukan CPU atau RAM fisik. Pada KVM, faktor memory juga dapat memengaruhi memori minimum saat guest mulai berjalan. Periksa kapasitas host dan memori yang tersedia di guest setelah perubahan.

2. Sesuaikan Storage Type untuk ROOT disk

Pada kasus lain, CPU dan RAM sudah lolos, tetapi log menampilkan

No storage pools available for [shared] volume allocation.

Ternyata offering yang dipakai meminta Shared Storage, sedangkan lab menggunakan Local Storage.

  • Buka Service Offerings → Compute Offerings.
  • Periksa pengaturan ROOT disk atau Disk Offering yang ditautkan, lalu pilih Storage Type: Local.

Jika offering yang digunakan tidak dapat disesuaikan, buat offering baru dengan tipe Local dan pilih saat membuat instance.

3. Periksa batas alokasi storage

CPU, RAM, dan tipe storage sudah sesuai, tetapi ROOT disk 20 GB masih ditolak. Log menunjukkan alokasi sebelumnya 65.77 GB; jika ditambah 20 GB, totalnya 85.77 GB dari kapasitas hasil overprovisioning 95.85 GB:

85.77 / 95.85 ≈ 89.48%
Batas allocated storage = 85% (0.85)

Untuk pengujian:

  • Buka Infrastructure → Zones → pilih zone → Settings,
  • Cari bagian pool.storage.allocated.capacity.disablethreshold.
  • Jika ruang fisik masih cukup, sesuaikan batasnya, misalnya dari 0.85 menjadi 0.95.

Menaikkan batas ini tidak menambah kapasitas disk fisik. Tetap pantau ruang kosong filesystem host, terutama ketika storage juga di-overprovision. Jika diperlukan, faktor overprovisioning storage dapat ditinjau secara terpisah.

Saat error muncul lagi

Jangan langsung menaikkan faktor CPU dan RAM. Cari petunjuk sebelum baris No destination found pada log management server:

tail -f /var/log/cloudstack/management/management-server.log

Periksa menggunakan UUID Instance:

grep -i "<UUID-INSTANCE>" /var/log/cloudstack/management/management-server.log

Intinya: pastikan compute capacity cukup, ROOT disk meminta tipe storage yang tersedia, dan alokasinya belum melewati batas pool.

Referensi

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *